JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Info Aktual

 

Pekanbaru- DWP BPTP Riau diwakili oleh (Ny. Dr. Ir. Ida Nur Istina,M.Si, Dwi Sisriyenni, S.Pt, M.Si, Dian Pratama, SP dan Herlinda Herisman) mengikuti Puncak  Peringatan Hari Ibu (PHI) ke 90 Tahun 2018  dengan Tema “Bersama  Meningkatkan Peran Perempuan dan Laki-Laki Dalam Membangun Ketahanan Keluarga Untuk Kesejahteraan Bangsa” yang dilaksanakan di Balai Serindit Aula Gubernuran Riau. Senin (17/12/2018).

Acara dihadiri oleh Gubernur Riau yang diwakili oleh Sektetaris Daerah (Setda) Provinsi Riau (H. Ahmad Hijazi, SE, MSi), Wakil Walikota Pekanbaru (Ayat Cahyadi, SSi), Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Riau (Hj Rosmiati Saleh),  Kepala UPT lingkup Provinsi  Riau, Unsur Forkopimda Provinsi Riau, Pengurus dan  Anggota Dharma Wanita se Prov  Riau, Tokoh Agama, Pimpinan Lembaga Organisasi Wanita serta anggotanya se Prov Riau. 

Ketua TP PKK Provinsi Riau, Hj Rosmiati menyampaikan sejarah singkat peringatan hari Ibu diawali dari prakarsa para perempuan pejuang pergerakan kemerdekaan tanggal 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta. Salah satu hasil kongres adalah dibentuknya satu organisasi federasi yang mandiri dengan nama Perikatan Perkoempoelan Perempoean Indonesia (PPPI). Melalui PPPI tersebut terjalin  kesatuan semangat juang kaum perempuan untuk secara bersama-sama kaum laki-laki berjuang mewujudkan Indonesia yang merdeka dan berjuang bersama-sama kaum perempuan untuk meningkatkan harkat dan martabat perempuan Indonesia menjadi perempuan yang maju.

Pada tahun 1929, PPPI berganti nama menjadi Perikatan Perkoempoelan Istri Indonesia (PPII) dan selanjutnya pada tahun 1935 diadakan Kongres Perempuan Indonesia II di Jakarta yang  menetapkan fungsi utama Perempuan Indonesia sebagai Ibu Bangsa. Pada  tahun 1938 Kongres Perempuan Indonesia III di Bandung menyatakan bahwa tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Selanjutnya, dikukuhkan oleh Pemerintah dengan Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 yang menetapkan bahwa Hari Ibu tanggal 22 Desember merupakan hari nasional dan bukan hari libur.

Sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang disampaikan oleh Setda Provinsi Riau (H. Ahmad Hijazi, SE, MSi)  menyampaikan bahwa Peringatan Hari Ibu sebagai momentum untuk mengingatkan generasi muda akan makna dan peran perempuan dalam perjuangan kemerdekaan. Pada masa kini,  perempuan diberi kesempatan dan peluang sehingga dapat mengembangkan potensi dan kemampuan yangg dimilikinya.  Laki- laki  dan perempuan dapat menjadi partnership dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa.

Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan penandatangan deklarasi program “Cegah Kekerasan Pada Perempuan dan Anak Dari Keluarga (Cek Puan Rika)”.  Program Cek Puan Rika merupakan Program Pemerintah Provinsi Riau bersama Instansi terkait dalam upaya mengatasi  masalah tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak berbasis keluarga melalui  lima fondasi ketahanan keluarga yaitu (1) landasan legalitas dan keutuhan keluarga, (2) landasan ketahanan fisik, (3) landasan ketahanan ekonomi,(4) landasan ketahanan sosial psikologis, dan (5) landasan ketahanan sosial budaya. Selanjutnya akan dilakukan launching aplikasi Cek Puan Rika pada tahun 2019  yang dapat didownload melalui smartphone. 

Selain itu, pada acara ini diserahkan pula sertifikat dan hadiah untuk pemenang lomba Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat (P2WKSS), Kecamatan  Sayang Ibu (KSI), serta bantuan benih dan saprodi untuk dua Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Pekanbaru.

Write comment (0 Comments)

Rimba Melintang-  Setelah berhasil melaksanakan kegiatan demplot tahap pertama kegiatan pengembangan pola tanam tanaman pangan mendukung peningkatan IP padi pada agroekosistem lahan pasang surut di Kabupaten Rokan Hilir beberapa hari yang lalu, BPTP Riau kembali melaksanakan penanaman tahap kedua.

Kegiatan penanaman dilaksanakan di Kecamatan Rimba Melintang, Kab. Rokan Hilir seluas 3 ha yang tersebar di 3 desa yaitu Desa Pematang Sikek 1 ha dengan penanaman varietas Logawa; Desa Mukti Jaya luas 1 ha varietas yang ditanam adalah Inpari 30 dan Desa Teluk Pulau Hilir seluas 1 ha dengan menggunakan varietas Inpari 34.

Write comment (0 Comments)

Bangko- Bertempat di BPP Bangko, Kabupaten Rokan Hilir dilaksanakan pertemuan dalam rangka peningkatan kapasitas penyuluh pertanian di daerah untuk mempercepat diseminasi hasil penelitian, pengkajian, pengembangan dan penerapan teknologi pertanian khususnya sosialisasi teknologi tumpang sari tanaman jagung-padi gogo mendukung program Upsus Pajale, Jumat (14/12/2018).

Pertemuan ini dihadiri oleh Ka. Sie Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Rokan Hilir, Penyuluh BPTP Riau, Koordinator Penyuluh Kec. Bangko, Kepala Desa, Petugas PHP, dr. Hewan dan penyuluh se Kecamatan Bangko.

Materi yang disampaikan yaitu Pengembangan sistim turiman jagung-padi gogo (jago) untuk mendukung program Upsus Pajale di Kab. Rohil oleh Herniwati, SP (Ka. Sie Penyuluh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Rohil) dan Penggunaan VUB padi spesifik lokasi (lahan pasang surut) dan varietas tahan naungan (padi gogo) untuk mendukung program Upsus Pajale di Kab. Rohil oleh Ir. Destiwarni, MP (Penyuluh BPTP Riau).

Write comment (0 Comments)

Kampar- Kegiatan Produksi Lipat Ganda (Proliga) bawang merah merupakan salah satu program Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian untuk peningkatan produksi bawang merah dengan prinsip penggunaan benih asal biji, peningkatan populasi tanaman dan pengelolaan hama terpadu (PHT).

Guna mendiseminasikan hasil kajian uji adaptasi paket teknologi proliga bawang merah BPTP Riau, dilaksanakan suatu kegiatan yang dikemas dalam bentuk temu lapang pada hari Sabtu, (15/12/2018) yang dihadiri oleh Kepala BPTP Riau (Dr. Ir. Nana Sutrisna, MP), Kepala KP Kubang (Jakoni, SP, MP), Penjab Kegiatan Proliga (Suhendri Saputra, SP) beserta tim dan petani Desa Kubang Jaya, Kec. Siak Hulu, Kab. Kampar.

Dalam arahannya Kepala BPTP Riau menyampaikan KP Kubang merupakan tempat melaksanakan pengkajian untuk mendapatkan rekomendasi teknologi sebelum diterapkan oleh petani. Harapannya ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini dapat bermanfaat bagi peserta temu lapang.

Sebagai pengantar sekaligus mengisi materi, penanggungjawab kegiatan, Suhendri Saputra, SP menyampaikan beberapa hasil kajian yang telah dilakukan. Penggunaan mulsa, aplikasi mol dari limbah sayuran dan rebung serta pengendalian OPT dengan bioprotektor dengan kombinasi dan dosis yang tepat dapat meningkatkan produksi bawang merah. Keterbatasan lahan tidak menjadi masalah untuk pengembangan bawang merah karena dapat dilakukan di lahan yang tidak terlalu luas bahkan di lahan pekarangan, tambahnya.

Peserta temu lapang yang sebagian besar ibu rumah tangga di sekitar KP sangat antusias mengikuti acara ini dan menyampaikan keinginan mereka untuk dilibatkan dalam kegiatan budidaya di lahan KP.

Write comment (0 Comments)

Kampar- Tim Upsus Pusat dan BPTP Riau melaksanakan koordinasi ke Dinas Pertanian, Kab. Kampar untuk memverifikasi lahan sawah yang terkena banjir. Jumat (14/12/2018)

Tim disambut oleh Kepala Dinas Pertanian Kab. Kampar (Hendri Dunan, SP, M.MA) bersama Kabid Tanaman Pangan dan Kasi Tanaman Pangan.

Menurut Kadis bahwa di bulan November ini curah hujan sangat tinggi ditambah dengan adanya pembukaan pintu air PLTA. Luas tanaman padi yang tergenang lebih dari 1.500 ha yang tersebar pada 7 Kecamatan di Kabupaten Kampar.

Pada kesempatan ini tim juga melaksanakan kunjungan ke Desa Pulau Sariak, Desa Rumbio, Desa Pulau Tinggi dan Desa Balam Jaya, Kec. Tambang.

 

Write comment (0 Comments)

Siak- Penjab UPSUS Pusat untuk Prov Riau (Dr. Hardiyanto) didampingi Kepala BPTP Riau (Dr. Ir. Nana Sutrisna, MP) dan Tim UPSUS berdiskusi dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Siak (Ir. Budiman Shafari, M.Kes ) yang didampingi Sekretaris Dinas Pertanian (Suparni, S.Sos, M.Si), Kabid dan kasie yang membidangi UPSUS di Kab Siak. Kamis (13/12/2018).

Dalam diskusi ini dibahas Upaya dan strategi penambahan luas tambah tanam pajale di Kab Siak, potensi lahan untuk penambahan LTT, Konfirmasi data lahan penanaman padi yang terkena dampak banjir di beberapa tempat di Kab. Siak, Update pelaporan data LTT dan peluang replanting kelapa sawit untuk penambahan LTT.

 

 

Write comment (0 Comments)