JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Mengulik Penyuluhan Pertanian di Thailand

Phatumthani, Thailand- Sebanyak 10 orang penyuluh lingkup Badan Litbang Pertanian  mengikuti Profesional Training Program “Delivering Quality Extension Services” yang dilaksanakan di Asian Institude of Technology (AIT) beberapa waktu yang lalu. Training ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi peserta mengenai konsep, strategi baru, keterampilan/praktek dalam penyuluhan pertanian.

Thailand memiliki program pembangunan pertanian berkelajutan melalui  kegiatan penyuluhan  yang sinergis dengan beberapa pihak.  Sinergitas program dari pemerintah , lembaga pendidikan  dan swasta.  Ketiganya   berfungsi  sebagai pemangku kebijakan, sumber informasi dan teknologi, serta adanya jaminan pasar.

Pendekatan penyuluhan merupakan kombinasi strategi dengan menerapkan beberapa metode. Pemilihan metode penyuluhan tergantung pada kondisi petani dan agroekosistemnya, dimana lokasi satu dengan yang lainnya dapat menerapkan kombinasi strategi dan metode penyuluhan berbeda. Penyuluhan dapat dilakukan melalui beberapa kategori pendekatan, sebagai berikut :

  1. Kategori Teknis. Pendekatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan adopsi petani tentang inovasi teknologi pertanian. Pendekatan penyuluhan secara teknis diterapkan dengan memberikan percontohan penerapan teknologi dalam skala kecil. Melibatkan petani kooperator dengan harapan informasi tentang keunggulan teknologi dapat diterima dan dilaksanakan oleh petani lain. Kelemahan pendekatan ini yaitu 1) teknologi yang diterapkan seringkali belum lengkap atau bahkan tidak sesuai dengan kondisi petani, 2) strategi teknis hanya menjangkau beberapa petani yang memenuhi kriteria.
  2. Kategori Fungsi kelompok. Pendekatan penyuluhan ini bertujuan untuk melibatkan anggota kelompok agar secara bersama mencapai tujuan yang telah disepakati. Yang dipengaruhi oleh mobilisasi, organisasi, pelatihan, dukungan teknis dan sumberdaya petani.
  3. Kategori Organisasi Petani. Contoh organisasi petani yaitu asosiasi dan koperasi petani di pedesaan. Pendekatan penyuluhan ini bertujuan untuk mengembangkan ekonomi dan sosial anggotanya. Petani secara langsung diarahkan untuk mengatur dan mengelola organisasi mereka sendiri. Contohnya di Eropa, petani yang mandiri mengelola organisasinya memiliki beberapa keunggulan yaitu 1) mudah dan memiliki akses ke pemerintahan, 2) mampu mempengaruhi kebijakan pertanian, 3) memiliki program penyuluhan sendiri, dan 4) menjadi mitra pemerintah dalam merumuskan kegiatan penyuluhan
  4. Kategori Target. Pendekatan penyuluhan ini didasarkan pada kebutuhan, minat dan tujuan kelompok. Pendekatan ini fokus pada kelompok tani yang dijadikan sebagai produsen kecil Secara simultan mereka dapat menyesuaikan paket dan rekomndasi teknologi sesuai dengan minat, preferensi dan kebutuhan.

Metode penyuluhan berdasarkan sasarannya terbagi atas metode penyuluhan perorangan, kelompok dan massal. Setiap metode memiliki keunggulan dan kelemahan, sehingga pemilihan metode sebaiknya didasarkan pada faktor: 1) tujuan kegiatan pembelajaran, 2) sasaran pembelajaran, 3) kondisi eksisting, 4) dan ketersediaan sumber daya.

Pemilihan konsep, pendekatan dan metode penyuluhan sepenuhnya tergantung pada tujuan program penyuluhan, karakteristik petani, ketersediaan sumberdaya dan sarana. Tujuan penyuluhan tercapai pada saat petani mandiri adapun proses petani mandiri di Thailand melalui beberapa tahapan sebagai berikut :

 

 

Gambar Alur petani mandiri di Thailand

Petani dengan jumlah terbanyak akan terseleksi menjadi petani yang terampil dengan jumlah sedang, kemudian terseleksi menjadi model petani dengan jumlah relatif sedikit kecil. Model petani yang terampil akan dijadikan contoh bagi petani lain. Sarana yang diberikan kepada petani model yaitu dibangunnya sarana pelatihan yang terbuka untuk petani lainnya yang disebut “Learning Center”.

Learning Center (LC) atau pusat pembelajaran petani ini bertujuan memudahkan petani model dalam transfer informasi/teknologi yang telah diterapkannya. LC yang dikunjungi adalah

  1. LC Nong Suea

Mr. Nong Suea adalah petani Inovator yang sudah lama bergerak di bidang tanaman pangan telah mempu menekan biaya produksi dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada, terutama dalam hal melakukan pengendalian terhadap hama dan penyakit.  Dalam mengelola usaha taninya, Nong Suea menerapkan model multi pendekatan untuk meningkatkan keamanan agrokimia di antara petani padi di Pathumthani Thailand. Penggunaan agrokimia skala besar telah mengangkat masalah kesehatan lingkungan dan manusia.

  1. LC Taling Chan

Merupakan LC yang bergerak di bidang budidaya tanaman anggrek dan bunga potong lainnya. (DP)

lidyabet72 lidyabet73 lidyabet71 lidyabet70 lidyabet69 maltepe escort pendik escort ümraniye escort maltepe escort ataşehir escort ümraniye escort kurtköy escort ümraniye escort kartal escort ataşehir escort kurtköy escort kartal escort istanbul escort maltepe escort pendik escort seks brazzers avcılar escort pendik escort halkalı escort bahçeşehir escort taksim escort Şirinevler Escort beşiktaş escort ataköy escort ankara escort bakırköy escort avcılar escort ankara escort ankara escort ankara escort ankara escort ankara escort ankara escort ankara escort escort eskişehir mecidiyeköy escort beylikdüzü escort beylikdüzü escort Kadıköy escort Kocaeli Escort porno izle evden eve nakliyat
hacklink nedir hacklink wso shell