JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

FGD untuk Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT)

Rokan Hilir -  Fokus Group Discussion (FGD) Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Padi sawah di Kabupaten Rokan Hilir dipimpin  oleh penanggung jawab Upsus Pusat  sekaligus Kepala Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) Kementerian Pertanian,   Dr. Ir. Abdul Basit, MS  dan Tim,  serta  Peneliti BPTP Riau Dahono, SP., M.Si. Kegiatan FGD ini dilaksanakan  di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Rokan hilir pada pada hari Rabu (22/11/2017).

Sebelum acara FGD,  Kepala PSEKP  dan tim berkesempatan  meninjau  lokasi pertanaman padi. Berdasarkan penuturan petani, varietas yang digunakan adalah varietas trans  dengan   umur pertanaman 3 bulan, sebelumnya mereka menggunakan varietas  Sigudang dan  Sikuning yang berumur 6 bulan. 

Dr. Ir. Abdul Basit, MS  mengharapkan  konstribusi  Provinsi  Riau dalam peningkatan Luas  Tambah Tanam (LTT) guna mencapai swasembada beras.  Secara Nasional  Provinsi  Riau  berkonstribusi dalam swasembada beras sebanyak 0.3 %.  Produksi Padi  di Provinsi Riau  pada tahun 2017 meningkat sebanyak 1.334,2 ton yaitu dari 97.333,6 ton di Musim Tanam  2016,   meningkat menjadi  98.667,8 ton. “ Dari Kabupaten Rokan Hilir menyumbang produksi 4.018. 3 ton” imbuhnya.

Diharapkan peran  BPTP Riau untuk membuat demplot- demplot  teknologi  dengan luasan 1-2 hektar  berupa uji adaptasi varietas tahan genangan, tahan salinitas,  uji adaptasi varietas dan teknologi pengendalian hama penyakit, dan  teknologi pengomposan jerami. Hal ini  untuk memecahkan beberapa permasalan yang dihadapi, utamanya  permasalahan  genangan air, kebiasan petani membakar jerami, serangan hama dan penyakit, dan kondisi lahan yang salin.


hacklink nedir hacklink wso shell