JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Panen Raya di Bungaraya

Bungaraya - "Tiada hari tanpa panen" slogan ini sangat tepat ditujukan untuk Kabupaten Siak Khususnya Kecamatan Bungaraya yang merupakan lumbung pangannya Kab. Siak. Hal ini terlihat dari aktifitas panen padi yang tiada hentinya sejak memasuki bulan Januari 2018 dan panen ini diperkirakan akan berlangsung terus menerus hingga puncaknya pada awal bulan Februari mendatang dengan luas mencapai 2202 ha.

Kepala BPTP Riau, Dr. Kuntoro Boga Andri, pada Sabtu (20/1/2018)  berkesempatan hadir melaksanakan panen bersama yang berlokasi di Kec. Bungaraya, Kab. Siak di Desa Bungaraya dengan luas  hamparan panen 448 ha, Desa Jayapura dg luas hamparan panen 303 ha dan di Desa Kemuning Muda seluas 461,5 ha, varietas yang dipanen pada umumnya Logawa dengan provitas 6-7 ton/ha. Panen ini juga dihadiri oleh Koordinator penyuluh, PPL dan Liaison Officer (LO) BPTP Riau untuk Kab. Siak Hery Widyanto, SP.

Pada kesempatan ini kepala balai menyampaikan kepada petani tujuan panen bersama ini adalah untuk mengekspose ke publik bahwa saat ini memang sedang berlangsung masa panen sehingga kebijakan impor yang lagi hangat hangatnya di perbincangkan tidak sampai jadi dilakukan oleh pemerintah kita. Karena jika terjadi impor, kerugian yang sangat besar pasti akan dirasakan oleh petani" tambahnya.

"Kami petani tolak impor" itulah yang dikatakan oleh petani di bungaraya, mereka sangat berharap kepada pemerintah agar impor tidak dilakukan, apalagi saat ini dalam kondisi panen, "jika terjadi impor harga gabah pasti akan menurun dan petani akan semakin menjerit" ujar salah seorang petani.

Semoga dengan adanya panen raya dan aspirasi dari petani ini, kebijakan impor dapat dipertimbangkan lagi oleh pemerintah, demi kesejahteraan petani kita.