JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Panen Bersama di Tapung, Kampar


Tapung- Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar menjadi lokasi panen bersama yang dilaksanakan pada minggu (21/1/2018). Panen bersama ini dihadiri oleh Kepala BPTP Riau, Dr. Kuntoro Boga Andri, SP, M.Agr, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar Henry Dunan, SP. M.MA, BPSB Provinsi Riau, Kepala Desa Petapahan, Abd. Cholil, LO BPTP Riau untuk Kab. Kampar, Jakoni, SP, MP, Kabid. Produksi Dinas TPH Kab, Kampar, Nanik Saryanti, SP. MMA, PPL, POPT dan petani penggarap.

Menurut Kepala Desa Petapahan, luas lahan lokasi panen ini pada awalnya 250 ha yang sudah mulai dikelola menjadi lahan sawah sejak tahun 1990an, namun saat ada masa transisi lahan tidak dikelola secara optimal sehingga saat ini hanya tinggal 50 ha. Lebih lanjut Kades mengatakan pihak desa memberikan hak guna pakai kepada petani tanpa ada batas waktu sehingga  dapat dikelola sebagai sumber pendapatan. Kades berharap agar petani penggarap dapat mengelola lahan ini sebaik mungkin, "jika ada permasalahan pihak desa siap membantu" tambahnya.

"Untuk permasalahan hama yang biasa menyerang di lokasi ini adalah wereng, walang sangit, blas,  pnggerek batang, kepinding,  tikus, dan burung. Dengan  adanya dukungan semua pihak pertanaman padi di lokasi ini bisa dipanen hari ini" ujar POPT, Wandi.

Sementara itu Kepala Dinas TPH Kab. Kampar dalam sambutannya mengatakan selaku penanggungjawab pertanian di Kabupaten Kampar merasa bangga di Desa Petapahan ini bisa melaksanakan panen bersama minimal sudah bisa mencukupi kebutuhan desa. Ia berharap agar lahan sawah 50 ha di Desa Petapahan ini dapat dipertahankan jangan sampai terjadi alih fungsi lahan, karena di Kabupaten Kampar yang sebelumnya luas lahan sawah 13.000 ha saat ini tinggal 5.600 ha karena beralih fungsi. Lebih lanjut ia menambahkan dalam  visi dan misinya Dinas TPH Kabupaten Kampar pada tahun 2018 ini akan mencapai target produksi 8 ton/ha dan ini akan dicapai dengan segala upaya termasuk dukungan dari BPTP Riau dan optimalisasi modernisasi pertanian.

Kepala BPTP Riau dalam kesempatan yang sama mengatakan hal paling penting dalam berusahatani adalah bagaimana usahatani yang diusahakan lebih menguntungkan, jika petani ada kesulitan atau permasalahan BPTP siap membantu baik teknis, perencanaan hingga monitoring dan  evaluasi. Kepala Balai juga mengharapkan agar petani lebih tekun dan gigih dalam menjalankan usahataninya sehingga dapat meningkatkan produksi yang saat ini baru 4 ton/ha bisa menjadi 7- 8 ton/ha. " BPTP Riau siap mewujudkan itu" tegasnya.

Kumudian Kepala BPTP Riau juga menekankan selain hal diatas saat ini diperlukan suatu pendekatan baru dalam berusahatani yaitu mekanisasi pertanian seperti penggunaaan alsintan,  dan dengan adanya panen ini juga sebagai langkah ekspose ke publik saat ini di Provinsi Riau khususnya di Kabupaten Kampar juga sudah memasuki panen raya sehingga kebijakan impor dapat dipertimbangkan lagi oleh pemerintah dan tujuan utama peningkatan taraf hidup petani bisa terwujud.

   

hacklink nedir hacklink wso shell