JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Visitors Counter

762
TodayToday25
YesterdayYesterday131
This_WeekThis_Week314
This_MonthThis_Month762
All_DaysAll_Days762

BPTP Balitbangtan Riau Mengembangkan Largo Super

Siak - BPTP Balitbangtan Riau melaksanakan Kajian Pengembangan Largo (Larikan Gogo) Super Pada Lahan Perkebunan Mendukung Swasembada Pangan di Provinsi Riau. Kajian diawali dengan observasi Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) oleh tim kegiatan. Dari beberapa kelompok tani yang diobservasi ditetapkan Kelompok Tani Setia Rukun yang akan melaksanakan kajian Largo Super di lahan peremajaan kelapa sawit seluas 5 ha yang berlokasi di Desa Dayun, Kecamatan Dayun, Kecamatan Siak.

Sosialisasi kajian largo super kepada anggota kelompok tani Setia Rukun telah dilaksanakan pada tanggal 29 April 2018 di lahan perkebunan yang menjadi lokasi pengkajian. Pertemuan Sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala BPTP Riau, Dr Ir Nana Sutrisna,MP selaku penanggungjawab kegiatan, Peneliti BPTP Riau, Dahono, SP,MSi, Penyuluh dan Teknis Litkayasa anggota tim kegiatan, Penyuluh Lapangan Desa Dayun, Suwardi, Ketua Kelompok Tani Setia Karya, Mubarno dan anggota Kelompok Tani Setia Rukun.

Dalam sosialisasi ini, Dr Nana Sutrisna menyampaikan potensi pengembangan Largo Super di lahan peremajaan kelapa sawit. Petani kelapa sawit yang sedang melakukan peremajaan akan kehilangan sumber pendapatan dan hasil usahatani selama 3-4 tahun. Dengan adanya usahatani tanaman sela termasuk padi gogo, petani akan memperoleh pendapatan dari hasil usahatani tanaman selanya sambil memelihara tanaman pokok kelapa sawit. Pada kajian ini, kelompok tani koperator akan memperoleh pendampingan teknologi Largo Super, benih padi gogo, pupuk kandang, dolomit, dekomposer, agrimeth dan pupuk (Urea, SP36, KCl) dan pestisida.

Dalam rangka perluasan areal tanam baru untuk mendukung Upsus Pajale, di lokasi kajian Largo Super ini juga akan dilaksanakan penanaman jagung dan kedelai secara tumpangsari dengan padi gogo. Dalam kesempatan ini, Kepala BPTP Riau turun langsung ke lapangan didampingi ketua kelompok tani Setia Rukun melakukan ploting lahan perkebunan yang akan ditanami secara tumpangsari padi dengan jagung dan tumpangsari padi dengan kedelai pada tanggal 3 mei 2018.