JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Visitors Counter

778
TodayToday41
YesterdayYesterday131
This_WeekThis_Week330
This_MonthThis_Month778
All_DaysAll_Days778

Kerja Keras Balitbangtan Dorong Peningkatan Populasi Ternak

Bogor- Peneliti peternakan BPTP Riau, Yayu Zurriyati, S.Pt mengikuti Rakor Perbibitan yang dilaksanakan secara berkesinambungan dengan Rakor program SIWAB (sapi indukan wajib bunting) di Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Bogor beberapa hari yang lalu. Acara ini dihadiri oleh stakeholder terkait bersama UK/UPT lingkup Balitbangtan. Rakor dibuka  oleh Kepala Balitbangtan Dr. Ir. Muhammad Syakir, M.S.

Kepala Balitbangtan, dalam sambutannya menekankan bahwa Badan Litbang Pertanian perlu bekerja keras untuk terus mendorong peningkatan populasi ternak melalui inovasi teknologi  yang telah dihasilkan oleh litbang peternakan dan veteriner. Selanjutnya, Kepala Balitbangtan menyampaikan perlunya dilakukan penderasan arus informasi hasil inovasi litbang pertanian melalui Media Sosial (Medsos), yang tujuannya adalah untuk mempromosikan inovasi teknologi serta keberhasilan yang telah diicapai Badan Litbang Pertanian pada masyarakat. Rapat koordinasi yang dilaksanakan pada hari kedua bertujuan untuk memberikan pemahaman dan menyamakan persepsi tentang kegiatan pergembangan perbibitan  ternak- ternak unggul hasil Badan litbang.

Kegiatan perbibitan ternak ayam lokal dilaksanakan dalam 3 strata. Strata 1 berupa penyediaaan sarana dan prasarana perbibitan melibatkan 7 BPTP dan Balitnak. Dari Strata 1 ini diharapkan akan menghasilkan bibit parent (pejantan sensi 1 agrinak dan induk KUB 1). Strata 2 berupa pengembangan di peternak dengan model inti-plasma melibatkan 17 BPTP. Kegiatan utama strata 2, yaitu menempatkan peternak inti menghasilkan DOC final, hasil perkawinan pejantan Sensi -1 Agrinak dengan induk KUB -1. Strata 3 berupa pengembangan ditingkat rumah tangga melibatkan 17 BPTP. Kegiatan utama plasma (strata 2) dan rumah tangga (strata 3) adalah melaksanakan budidaya atau pembesaran DOC final sampai umur potong 12 minggu. Tahun 2018 BPTP Riau mendapatkan mandat untuk melaksanakan pendampingan perbibitan ternak ayam unggul KUB-1 & Sensi-1 Agrinak dengan model pemeliharaan inti plasma dan perbibitan ayam lokal unggul skala rumah tangga (Strata 2 dan 3). 

Narasumber yang mengisi acara tersebut adalah dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Puslitbangnak, Balitnak dan Balitvet. Materi yang disampaikan antara lain, Tata Kelola Teknis Produksi ayam lokal unggul, Program perbibitan ternak dan pembebasan penyakit pada UPT produksi bibit ternak lingkup Puslitbangnak.