JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Visitors Counter

762
TodayToday25
YesterdayYesterday131
This_WeekThis_Week314
This_MonthThis_Month762
All_DaysAll_Days762

Wujudkan Rangsang Pesisir Menjadi Lumbung Pangan Perbatasan

Meranti- Provinsi Riau melalui Balai Pengkajain Teknologi Pertanian (BPTP) Riau pada tahun 2018 mendapatkan  kegiatan yang dikhususkan untuk wilayah/kabupaten perbatasan yang belum memiliki Rancangan Pengembangan LPBE-WP (Lumbung Pangan Berorientasi Ekspor Wilayah Perbatasan). Salah satu wilayah di Provinsi Riau yang menjadi lokasi kegiatan adalah Kabupaten Kepulauan Meranti tepatnya di Kecamatan Rangsang Pesisir.

Tim kegiatan perbatasan BPTP Riau beberapa hari yang lalu mulai melaksanakan identifikasi lapangan di Kabupaten Kepulauan Meranti guna memperoleh data dukung dengan menganalisis potensi dan permasalahan pertanian yang dilaksanakan di Desa Bina Sempian, Kecamatan Rangsang Pesisir. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggali informasi/data dukung dari Petani, KTNA dan tokoh masyarakat setempat sebanyak 20 orang. Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun rancangan program dan kegiatan pengembangan LPBE-WP yang lebih terarah, efektif dan efisien.

Hasil identifikasi di Kecamatan Rangsang Pesisir menunjukkan bahwa pengelolaan tanaman sebagian besar dengan sistem tumpangsari beberapa komoditas yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah kelapa (1.600 ha), pinang (800 ha), kopi (600 ha), padi (75 ha), karet (30 ha) dan beberapa komoditas hortikultura.

Masalah utama yang dihadapi masyarakat Rangsang Pesisir umumnya adalah masalah tata kelola air/pintu air/tanggul serta kelembagaan permodalan yang belum mendukung sepenuhnya.

Semoga kegiatan ini dapat menghasilkan rancangan program dan kegiatan pengembangan LPBE-WP serta dukungan inovasi pertanian wilayah perbatasan lebih terarah, efektif dan efisien.