JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Visitors Counter

762
TodayToday25
YesterdayYesterday131
This_WeekThis_Week314
This_MonthThis_Month762
All_DaysAll_Days762

12 ha Lahan di Muara Bungkal Siak, Tanam Perdana Jagung

Muara Bungkal - Menjalani puasa di bulan Ramadan dan teriknya matahari tidak menghalangi anggota kelompok Tani Abadi Desa Muara Bungkal, Kec. Sungai Mandau, Kabupaten Siak untuk beraktivitas, hal ini terlihat dari semangat yang luar biasa saat melaksanakan tanam perdana jagung bersama tim kegiatan Kajian Pengembangan Sistem Usahatani Jagung Pada Lahan Pasang Surut Mendukung UPSUS Pajale di Prov Riau, Kamis (7/6/2018).

Menurut Dr. Parlin H Sinaga, SP, MP selaku penanggungjawab kegiatan, luas lahan yang digunakan untuk kegiatan ini adalah 12 ha dengan melibatkan 14 orang anggota kelompok Tani Abadi pemilik lahan. Kajian ini dilaksanakan di lahan suboptimal yg tidak produktif karena sejak lahan dicetak utk dijadikan sawah, lahan belum pernah ditanami sehingga terlantar bertahun-tahun. Petani tidak dapat menanam padi karena lahan keracunan besi dan sangat masam. Selain itu sumber air terbatas.

Varietas jagung yang digunakan yaitu Nasa 29, Bima 19 URI, Sukmaraga dan Bisma. Sebelum kegiatan penamanan ini dilaksanakan, lahan terlebih dahulu diolah dengan sempurna menggunakan jonder sambil membersihkan tunggul dan akar akar kayu hutan yg masih tersisa. Lahan diberikan pupuk kandang sebanyak 2,5 - 3 ton/ha dan dolomit 1 ton/ha.
Jarak tanam yang digunakan adalah 80 x 20 cm, benih di tanam dengan cara ditugal dan ditanami 1 benih perlubang tanam dan sekaligus diberikan pupuk urea sebanyak 300 kg/ha, TSP 200 kg/ha dan KCl 100 kg/ha yang diberikan dengan cara ditugalkan disamping kiri dan kanan lubang tanam, kemudian ditutup kembali dengan tanah. Setelah tumbuh, jagung disiram dengan pupuk hayati agrimeth.

Edi Saroha selaku Ketua kelompok Tani Abadi menyampaikan rasa terimakasihnya kepada BPTP Riau yang melaksanakan kegiatan ini dengan melibatkan anggota kelompok taninya, dan berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan anggota kelompok tani abadi tentang budidaya jagung dengan aplikasi teknologi yang diterapkan. "Dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi acuan untuk pengembangan jagung di Desa Muara Bungkal, Kec. Sungai Mandau, Kab.Siak kedepannya" tambahnya.