JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BPTP Riau Kembangkan Pembibitan Ayam Kampung Unggul Lokal

Kampar- Usaha peternakan ayam lokal saat ini merupakan usaha yang cukup menguntungkan dan dapat diandalkan sebagai sumber pendapatan keluarga. Tingginya permintaan konsumen dalam negeri terhadap ayam lokal menuntut ketersediaan bibit unggul secara berkesinambungan. Badan Litbang Pertanian sebagai bagian dari pelaku pembangunan sub sektor peternakan mempunyai kewajiban mendukung bahkan memacu perkembangan industri ayam lokal nasional. Balai Penelitian Ternak (Balitnak) telah menghasilkan bibit ayam lokal unggul hasil inovasi teknologi produksi yang efisien yaitu galur petelur ayam KUB-1 dan galur pedaging ayam SenSi-1 Agrinak. Dalam 5 tahun terakhir secara nasional ayam tersebut telah disebarkan melalui sistem kerjasama antara Balitnak dengan para mitra perbanyakan bibit unggul.

BPTP Riau selaku Unit Pelaksana Teknis Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian di Provinsi Riau turut berupaya mendukung pengembangan pembibitan ayam lokal unggul ini, salah satu daerah yang menjadi lokasi pengembangan kegiatan ini adalah Kabupaten Kampar.

Beberapa hari yang lalu penanggungjawab kegiatan pembibitan ayam lokal unggul BPTP Riau, Irfan, S.Pt bersama tim menyerahkan perlengkapan kandang dan stok pakan selama tiga minggu pada empat unit lokasi pembibitan ayam skala rumah tangga dengan kapasitas 100 ekor Ayam SenSi-1 Agrinak dan KUB. Selain itu juga akan diserahkan pada 75 KK untuk pembesaran ayam, masing-masing 20 ekor per KK yang tersebar di enam desa di Kabupaten Kampar yaitu Desa Kualu, Simpang Kubu, Limau Manis, Naumbai, Salo dan Kelurahan Bangkinang.

Sapronak yang diserahkan berupa pakan 311, tempat pakan, tempat minum, Vitachich, Neobro, Therapi, Topmix, plastik, benih jagung, Round Up, Gromoxone, Sprayer, dan desinfektan berupa rodalon. Dari hasil pertemuan dengan petani disepakati bahwa sampai akhir minggu ke-2 bulan Juli semua kandang telah dilakukan desinfektan/cuci hama karena pada minggu ke-3 bulan Juli akan dilakukan pembagian dan penyebaran anak ayam SenSi-1 Agrinak dan KUB dimasing-masing rumah tangga (75 KK) dan pembibitan ayam skala rumah tangga (4 Unit).