JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Indigofera Siap Dikembangkan BPTP Riau di Kuansing

Kuantan Singingi - Penanggungjawab kegiatan Pendampingan SIWAB BPTP Riau, Eka Novriandeni, S.Pt melaksanakan peninjauan calon lokasi untuk penanaman Hijauan Pakan Ternak Indigofera di Desa Teratak Air Hitam, Kecamatan Sentajo Raya, Kab. Kuantan Singingi beberapa hari yang lalu.

Peninjauan ini didampingi oleh Kabid. Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Adry Perdana H, Kasi Perbibitan dan Produksi Pakan Dinas Peternakan Kab. Kuantan Singingi, Nori Parindra S.Pt, MM serta Ka. Balai Pembibitan Agribisnis Peternakan (BPAP) Taratak Air Hitam, Syafril, S.Pt. Calon lokasi ini berpotensi ditanami indigofera seluas 1 Ha. 

Hijauan merupakan sumber makanan ternak terutama untuk ternak ruminansia. Selain kebutuhan pokok untuk pertumbuhan dan sumber tenaga, hijauan juga merupakan komponen penunjang produksi dan reproduksi ternak.  Jenis hijauan seperti rumput maupun kacang-kacangan (leguminosa) dalam bentuk segar atau kering harus tersedia dalam jumlah cukup sepanjang tahun. Ketersediaannya penting karena kebutuhan pakan hijauan bagi ternak ruminansia terutama sapi mencapai 70% dari total pakan.

Indigofera sangat baik dimanfaatkan sebagai hijauan pakan ternak dan mengandung protein kasar 27,9%, serat kasar 15,25%, kalsium 0,22% dan fosfor 0,18%. Indigofera  memiliki kandungan protein yang tinggi, toleran terhadap musim kering, genangan air dan tahan terhadap salinitas. Kandungan protein yang tinggi (26 – 31%) disertai kandungan serat yang relatif rendah dan tingkat kecernaan yang tinggi (77%) membuat tanaman ini sangat baik sebagai sumber hijauan baik sebagai pakan dasar maupun sebagai pakan suplemen sumber protein dan energi. Karena toleran terhadap kekeringan, maka Indigofera dapat dikembangkan di wilayah dengan iklim kering untuk mengatasi terbatasnya ketersediaan hijauan terutama selama musim kemarau. Indigofera merupakan tanaman leguminosa yang sangat potensial sebagai sumber hijauan pakan dan mudah dikembangkan melalui benih. Direncanakan penyemaian benih indigofera pada lokasi ini akan dimulai pada pertengahan bulan Juli 2018.