JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Tingkatkan Produksi Bawang Merah Melalui Program Proliga

Kubang- Bawang merah (Allium ascalonicum L.) termasuk salah satu komoditas sayuran yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan prospek pasar yang baik.  Komoditas ini merupakan kelompok rempah yang banyak dikonsumsi rumah tangga dan dibutuhkan setiap hari sehingga jika terjadi kekurangan pasokan di pasaran dapat menimbulkan inflasi. Kendala utama dalam pengembangan komoditas ini terutama dalam peningkatan produksi yang disebabkan tidak adanya jaminan ketersediaan benih bermutu baik kuantitas maupun kualitas sepanjang tahun.

Pada umumnya bawang merah diperbanyak menggunakan benih vegetatif. Petani biasanya menggunakan benih vegetatif yang berasal dari umbi konsumsi yang diperoleh dari pertanaman sendiri, dari petani lainnya dan atau impor dari luar negeri. Hal ini menyebabkan rendahnya kualitas benih yang berdampak pada rendahnya potensi produksi.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Balitbangtan melalui paket teknologi dan program Proliga (Produksi Lipat Ganda) bawang merah berupaya untuk meningkatkan produksi dari sekitar 20 ton/ha ± 40 t/ha dengan menggunakan benih biji bawang merah (TSS) dan Provinsi Riau menjadi salah satu daerah pengembangan kegiatan ini melalui BPTP Riau.

Beberapa hari yang lalu Tim Kegiatan proliga bawang merah BPTP Riau bersama mahasiswa yang sedang melaksanakan magang/Praktek Kerja Profesi melaksanakan kegiatan pindah tanam bawang merah dari persemaian TSS yang telah berumur 50 hari. Penanaman dilaksanakan di Kebun Percobaan (KP) Kubang BPTP Riau. Ada tiga jenis varietas yang digunakan yaitu Sanren, Lokananta dan Tuktuk.