JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Bimbingan Teknis Budidaya Pepaya

Lembang- Minggu (23/9/2018) Di hari terakhir pelaksanaan Acara Spekta Horti 2018 di Lembang, Jawa Barat dilaksanakan kegiatan bimtek budidaya papaya. Fokus dari kegiatan ini adalah Pencegahan Penyakit Ring Spot Virus (PRSV) pada pepaya. Gejala PRSV ini adalah mosaik pada daun, klorosis pada lamina daun dan garis-garis seperti berminyak pada tangkai daun. Sementara itu gejala pada buah menunjukkan bercak-bercak dan jika tingkat serangan tinggi bercak berwarna coklat serta buah tidak enak dimakan.

Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit ini yaitu :

  1. Pengendalian vektor virus PRSV (serangga Myzus sp, Aphis sp).
  2. Menghilangkan inang alternatif (cabe, kacang panjang, terong, tomat, jeruk).
  3. Pemupukan sesuai anjuran.
  4. Bila menggunakan pestisida, maka gunakan pestisida kontak, untuk menghindari residu.
  5. Pengendalian tanaman yang sakit dengan cara eradikasi yaitu dengan teknik pemotongan, dimusnahkan dan dibakar.
  6. Penanaman tanaman jagung sebagai tanaman border untuk mencegah datangnya vektor aphid.
  7. Untuk mencegah penyebaran penyakit jangan menggunakan tanaman yang sakit untuk benih misalnya biji atau stek tunas.

Selain pengendalian hama penyakit khususnya tentang PRSV, juga disampaikan materi tentang peremajaan tanaman (rejuvinasi) pepaya dengan pemangkasan batang". Peremajaan tanaman pepaya dapat dilakukan dengan penanaman bibit yang baru. Selain itu dapat juga dilakukan dengan pemangkasan batang dan diikuti perawatan tunas anakan yang baru tumbuh. Batang pepaya yang dipangkas akan menghasilkan tunas-tunas baru dan dapat berbuah kembali.

Adapun teknik pelaksanaanya adalah: 

  • Pilih tanaman pepaya yang sudah berumur 2 tahun lebih dan tidak berbuah lagi.
  • Pangkas batang pepaya 0,5 meter, kemudian oleskan fungisida dan ditutup dengan plastik pada bagian yang dipotong. 
  • Setelah 1-2 bulan akan tumbuh tunas-tunas baru, tunas yang tumbuh tersebut dipelihara sebanyak 2 tunas.
  • Lakukan pemeliharaan secara intensif seperti pemupukan dan penyiraman. 

Dalam waktu 3-4 bulan pepaya akan mulai berbunga dan pada bulan 8-9 sudah bias dipanen buah pertama hasil rejuvinasi pepaya.

Narasumber pada kegiatan ini berasal dari Balitbu Solok (Tri Budianti, SP, MSi), turut hadir sebagai peserta bimtek Peneliti BPTP Riau (Drs. Empersi, M.Si; Suhendri Saputra, SP) dan Teknisi (Nasri Joni).