JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pendampingan Perbenihan Jeruk

Tambang, 4 September 2018, Penanggungjawab kegiatan PKAH Rachmiwati Yusuf, S.Pi., M.Si beserta tim melaksanakan pendampingan perbenihan jeruk di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Setelah berkoordinasi dengan koordinator penyuluh lapangan Kecamatan Tambang Yurni, SP di kantor BPP Tambang mengenai perkembangan kegiatan perbenihan jeruk kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi (BPMT) milik kelompok penangkar benih jeruk.

Kondisi BPMT di Tambang sudah tidak memadai untuk menyediakan mata tempel. Beberapa diantaranya telah habis masa panen mata tempelnya karena rata2 sudah berumur lebih dari 3 tahun. Untuk memenuhi kebutuhan mata tempel saat ini petani mengambil dari BPMT yang sudah tua, mata tempel dari BBI Hortikultura Provinsi Riau dengan varietas Siam Madu, dan mata tempel asalan/liar.

Permintaan bibit jeruk rata-rata per tahun adalah 1 juta batang yang terdistribusi sebagian besar ke Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi dan Lampung. Menurut penangkar benih jeruk penggunaan mata tempel asalan masih menguntungkan sehingga peredaran benih jeruk tidak berlabel akan terus terjadi selama ketersediaan BPMT belum memadai. Permasalahan ini menjadi penting mengingat benih jeruk yang berasal dari mata tempel asalan ini dapat menjadi cikal bakal penyebaran penyakit jeruk yang dapat menyebabkan kerugian agribisnis jeruk nasional.