JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Ka. BPTP Riau Angkat Masalah Pertanian pada Seminar Nasional Faperta EXP 2018

Pasir Pengaraian - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian (UPP) Kabupaten Rokan Hulu menggelar Seminar Nasional Faperta EXP 2018 yang bertema "Peran Pemuda Melineal dalam membangun pertanian berbasis Teknologi di era revolusi Industri 4.0. Selasa (23/10/2018).

Acara ini dihadiri Kepala BPTP Riau, Rektor Universitas Pasir Pangairan, Tokoh Riau (Drs. H Ahmad. MS.i,), Dinas Pertanian dan Hortikultura, BEM dan Presiden Mahasiswa.

Tujuan dilaksanakannya seminar nasional ini menurut Dekan Faperta UPP adalah membangkitkan semangat para pemuda untuk mempertahankan pembangunan pertanian sehingga rakyat indonesia akan lebih sejahtera. Senada dengan itu Rektor UPP mengatakan "Indonesia jika mau maju harus memperkecil bahkan bisa menghilangkan impor, dan berpesan pada mahasiwa agar jangan terlampau mengharapkan menjadi PNS, namun jadilah pengusaha, manejer atau direktur khususnya pada usaha pertanian.

Drs H. Ahmad, M.Si selaku Keynote speaker menjelaskan dalam presentasinya bahwa sekitar 70 % penduduk Indonesia berusaha dibidang pertanian. Ada 4 tahap pertanian di Indonesia yaitu: 1). tradisional, 2). industri (revolusi hijau), 3). generasi penggunaan energi terbarukan fosil, 4). generasi ke 4 milenium lahir dari tahun 1984-sekarang generasi ini tidak bertemu dengan generasi pertanian 1-3. Pertanian dengan memanfaatkan IT, misal dengan teknologi android bisa langsung mengetahui kapan tanam, pemupukan, dosis pupuk dll.

Menjadi salah satu pembicara dalam seminar nasional ini Kepala BPTP Riau (Dr. Ir. Nana Sutrisna, MP) dalam paparannya menyampaikan bahwa saat ini permasalahan pertanian adalah alih fungsi lahan, global warming, dan kurangnya minat pemuda untuk bertani, karena petani identik dengan pakaian yang kotor. Penggunaan diharapkan mampu mengatasi masalah pertanian sehingga minat kaum muda dalam pertanian akan sangat tinggi. Beberapa contoh teknologi  antara lain pertanian vertikal, hidroponik, pertanian dengan roboting, traktor tanpa awak, drone, dll.