JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pentingnya Arsip dalam Reformasi Birokrasi

Jakarta- Kementerian Pertanian melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kearsipan yang bertemakan “Kementerian Pertanian Memasuki Era Industri 4.0 dalam Pengelolaan Kearsipan dan tata Persuratan beberapa hari yang lalu.

Sebagai ketua panitia pelaksana, Kepala Biro Umum dan Pengadaan (Ir. Sri Sulihanti, M.Sc) menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang pentingnya arsip dalam pelaksanaan reformasi birokrasi dan informasi publik.

Acara ini dihadiri oleh 300 peserta yang terdiri dari pejabat eselon 1,2,3 dan 4 Kementerian Pertanian, Asosiasi arsiparis dan pejabat fungsional arsiparis. Turut hadir dalam acara ini Kasubag Tata Usaha BPTP Riau (Dwi Sisriyenni, S.Pt., M.Si).

Pentingnya arsip  adalah sebagai dokumen masa lalu, catatan masa kini dan informasi masa depan. Pedoman yang digunakan dalam pengelolaan kearsipan adalah : 1. Tata naskah dinas, 2. Klarifikasi arsip, 3. Jadwal retensi arsip dan 4. Klasifikasi keamanan dan akses kearsipan.

Kementerian Pertanian merupakan salah satu lembaga negara yang menyerahkan arsip statisnya kepada lembaga Arsip Nasional RI (ANRI). Arsip Kementan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Sekretaris Jenderal (Ir. Syukur Iwantoro, M.S., M.B.A) kepada Kepala ANRI yang dalam hal ini diwakili oleh Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan ANRI (Andi Kasman).

Sekjen Kementan menyampaikan hasil monitoring kearsipan Kementan RI berada pada posisi ke 5  dengan predikat baik dimana pada tahun sebelumnya berada pada posisi 12 dengan predikat cukup.

Pada kesempatan itu juga dilakukan pemindahan arsip Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan ke Setjen Kementan, penyerahan arsip statis Kementan secara simbolis kepada ANRI dan penyerahan kenang-kenangan dari ANRI kepada Setjen Kementan dan juga sebaliknya.