JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Identifikasi Kondisi Eksisting Penerapan Pola Tanam

Kuantan Singingi- Penanggungjawab kegiatan Pengembangan Pola Tanam Tanaman Pangan BPTP Riau, Anis Fahri, SP, M.Si melakukan identifikasi kondisi eksisting penerapan pola tanam tanaman pangan di Kabupaten Kuantan Singingi beberapa waktu yang lalu.

Kabupaten Kuantan Singingi merupakan salah satu kabupaten produksi pertanian yang berada pada jalur lintas tengah pulau Sumatera, terletak antara 00 00 - 10  Lintang Selatan dan 101002 - 101005 Bujur Timur.  Batas-batas wilayah sebagai berikut: Sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Kampar dan Pelalawan, selatan berbatasan dengan Provinsi Jambi, Barat berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat, Timur dengan Kabupaten Indragiri Hulu. 

Lebih dari 50 % ekonomi kabupaten ini berasal dari sektor pertanian. Potensi pengembangan tanaman padi di Kabupaten Kuantan Singingi cukup besar dengan luas baku lahan sawah 6.619,80  ha yang terdiri 5.651,88 sawah irigasi 1/2 teknis dan 967,92 ha non teknis. Luas panen padi sawah 11.693 ha, padi gogo 10 ha dengan produksi padi sebesar 52.823,64 ton dan padi gogo 23 ton. Jumlah penduduk Kabupaten Kuantan Singingi mencapai 314.276 jiwa dengan konsumsi beras sebesar 108,74 kg perkapita pertahun diperoleh rata – rata kebutuhan beras sebesar 34.174,37 ton. Hasil padi ini dapat memenuhi kebutuhan beras masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.

Waktu tanam padi pada musim MH (Oktober- Maret) sekitar bulan September dasaraian ke III, Oktober dasarian I,II,III dan November dasarian I, II. Sedangkan musim tanam (April – September) waktu tanam padi pada bulan Mei dasarian I, II. Varietas padi yang ditanam dominan IR 42, varietas dan beberapa VUB seperti Inpara 3 dan Inpara 6. Alasan petani menggunakan varietas IR 42 karena produksi cukup tinggi sekitar 6-7 ton/ha, toleran terhadap serangan hama penggerek batang, mempunyai rasa nasi pera yang disukai masyarakat dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

Hasil verifikasi teknologi dari kalender Tanam (Katam Terpadu) menunjukkan  kesesuaian jadwal tanam real dibandingkan dengan rekomendasi jadwal tanam padi (Katam Terpadu) sebesar 84,80 %. Kabupaten Kuantan Singing juga berpotensi untuk tanaman jagung, dengan luas tanam eksisting seluas 261 ha.

hacklink nedir hacklink wso shell