JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Raker Puslitbanghorti: Mari Terus Majukan Hortikultura Nusantara

Depok- Saat ini pengembangan inovasi hortikultura di Indonesia sangatlah penting mengingat kebutuhan dalam negeri akan produk hortikultura strategis meningkat, juga prospek pasar luar negeri yang terus tumbuh. Oleh karena itu dalam Rapat Kerja Puslitbanghorti di Depok Jawa Barat, tanggal 5 - 7 September 2017  yang lalu, seluruh unsur yang terkait dalam kegiatan perbenihan hortikultura, Puslitbang Horti, BPTP, Balitsa, Balitjestro dan Balai Bioteknologi  hadir dalam pembahasan yang bertema "Penguatan dan Penderasan Inovasi Perbenihan Mendukung Kebangkitan Hortikultura Nusantara".

Dalam kesempatan tersebut, dibahas Kebijakan dan Program Percepatan Kedaulatan Pangan yang disampaikan oleh Kepala Biro Perencanaan Kementan. Sebagai gambaran bahwa produksi dan perbanyakan benih/bibit harus disesuaikan dengan basis komoditas di kawasan. Jika produksi benih di kawasan tertentu belum berkembang, maka hal tersebut diserahkan kepada mekanisme pasar.

Selain itu dipaparkan pula tentang Mekanisme Pendampingan dan Pengawalan Program Strategis oleh Inspektur III, Inspektorat Jendral. Dijelaskan bahwa pengawalan terhadap kegiatan di lapangan dilakukan dengan SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah) yang terdiri dari 5 (lima) unsur, diantaranya adalah pemantauan SPI, Infokom, kegiatan pengendalian, penilaian risiko, dan lingkungan pengendalian. Hal ini untuk memonitor kegiatan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Perlu kita ketahui bahwa hingga tahun 2019, pengembangan komoditas hortikultura diprioritaskan pada komoditas cabai, bawang merah dan jeruk. Road map Hortikultura dari tahun 2016 sampai dengan 2045 pun telah dirancang untuk pencapaian Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045.” Ujar Sekretaris Ditjen Hortikultura dalam arahannya.

Maju Terus Hortikultura Indonesia!