JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pelalawan Optimis Target LTT September Tercapai

Pelalawan-  Tim Upsus pusat wilayah Riau, Ir. Mewa Ariani, MS dan Supriyati lakukan koordinasi dan verifikasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Kabupaten Pelalawan periode September 2017 beberapa waktu yang lalu. Kunjungan ini didampingi oleh Tim Upsus BPTP Riau, Usman, SP, M,Si. Kunjungan ini disambut oleh Ka. Sie Produksi Tanaman Pangan Dinas Ketahanan pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kabupaten Pelalawan, Reza.

Diskusi diawali dengan pemaparan data target luas tanam untuk provinsi Riau di bulan September 2017 dan mengerucut pada target luas tanam kabupaten Pelalawan untuk bulan September 2017. Berdasarkan data yang diberikan dinas pertanian Provinsi Riau, target luas tanam untuk Kabupaten pelalawan pada bulan September 2017 seluas 2705 ha. Dari target luas tanam pada bulan September tersebut belum terlihat adanya kemajuan signifikan untuk memperoleh target tersebut sehingga diperlukan informasi yang lebih detail dari lapangan, untuk memperoleh informasi yang lebih akurat, diskusi dilanjutkan dengan mengikutsertakan Kepala UPTD Kuala Kampar, Sumardi. Kuala Kampar merupakan sentra padi di kabupaten Pelalawan.

Dalam penjelasan Ka. UPTD, Luas areal persawahan di Kecamatan Kuala Kampar hampri 6.000 ha (90% luas sawah kab. Pelalawan), secara umum intensitas pertanaman di kecamatan tersebut 1 kali per tahun dengan varietas lokal berumur panjang. Tahun 2016 telah diuji coba dengan IP 200 seluas 200 ha menggunakan varietas Batang Piaman, produktivitas 3,6 ton/ha, direncanakan juga untuk mengembangkan IP 200 pada tahun 2018 seluas 1.000 ha.

Keunikan pertanaman padi di Kuala Kampar adalah pada saat penyemaian, dimana penyemaian dilakukan 2 kali, semai kering dan  dilanjutkan semai basah (lacak) yang memakan waktu 25-35 hari, setelah layak tanam, dilakukan penanaman menggunakan tugal.

Dari luasan 6.000 ha, 4.000 ha merupakan pertanaman masyarakat menggunakan benih lokal unggul hasil swadaya masyarakat, sementara 2000 ha menggunakan varietas unggul bantuan pemerintah pusat maupun daerah. Untuk pertanaman padi lokal seluas 4000 ha telah dilakukan penyemaian pada bulan Agustus sehingga pada bulan September 2017 siap tanam. Seluas 2.000 ha menggunakan benih varietas unggul sehingga baru disemai pada bulan September, tujuan penyemaian 1 bulan lebih lama adalah untuk menyamakan waktu panen dengan varietas lokal.

Ka. UPTD Kuala Kampar menyatakan bahwa target luas tanam padi di kecamatan tersebut pada bulan September mencapai 4.000 ha, target luas tanam ini melebihi target yang telah dibebankan oleh dinas Pertanian provinsi Riau seluas 2.705 ha.