JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Workshop Aplikasi e SAKIP Kementan

Bogor- e SAKIP (Sistem Akuntansi Kinerja Instansi Pemerintah) sangat penting untuk mendukung meningkatnya nilai reformasi birokrasi Kementan, demikian yang disampaikan  oleh Ka. Bag. Evaluasi dan Pelaporan, Kementan, Ir. Yulistiana Endang Utami, M.Sc, M.Phil pada acara Workshop Aplikasi e SAKIP Kementan di Hotel Salak The Heritage, Bogor. SAKIP dipergunakan untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai salah satu prasyarat untuk terciptanya pemerintah yang baik dan terpercaya. Sedangkan sasaran dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah adalah 1). Menjadikan instansi pemerintah yang akuntabel sehingga dapat beroperasi secara efisien, efektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat dan lingkungannya, 2). Terwujudnya transparansi instansi pemerintah, 3). Terwujudnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan nasional, dan 4) Terpeliharanya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Saat ini nilai reformasi birokrasi Kementan 73,02 dan nilai SAKIP 71,11. Nilai tersebut akan ditingkatkan minimal 80 atau berpredikat A. Prasyarat memperoleh SAKIP berpredikat A (sangat baik) adalah: 1). Kontribusi unit kerja yang semakin besar, 2). Komitmen pimpinan tertinggi, 3). Cascading kinerja, 4). Rencana aksi pencapaian kinerja, dan 5). Penggunaan aplikasi sistem informasi kinerja berbasis elektronik.

Komitmen pimpinan tertinggi dilaksanakan dengan cara memberikan presentasi langsung mengenai perkembangan implementasi SAKIP pada daerah yang dipimpinnya, terlibat langsung dalam perbaikan implementasi SAKIP, menggerakkan seluruh Kepala Unit Kerja/SKPD dalam proses perbaikan implementasi SAKIP, dan menggunakan “tangan besi” (apabila diperlukan) terhadap Kepala Unit Kerja/ SKPD ataupun pihak lain yang tidak mendukung proses perbaikan implementasi SAKIP. Sedangkan cascading adalah proses penjabaran dan penyelarasan SS, IKU, dan target IKU dari level tertinggi ke level unit organisasi yang lebih rendah.