JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Kelapa Inhil, Kearifan Lokal Provinsi Riau

Kawasan rawa Indragiri Hilir seluas kira-kira 92,54 % dari luas wilayahnya menjadikan daerah ini sangat potensial untuk pertumbuhan jenis tanaman kelapa dalam (cocosnucifera). Hal ini terbukti dengan luas tanaman kelapa dalam di Inhil yang sebagian besar milik masyarakat, dan hanya sebagian kecil milik perusahaan.

Dengan potensi kelapa yang begitu besar tersebut, tak pelak membuat Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menjadikan perkebunan kelapa dalam sebagai produk unggulan kabupaten, mencanangkan revitalisasi dan pelestariannya sebagai sumber utama perekonomian rakyat.

BPTP Riau melalui program pendampingan kawasan perkebunan di daerah Inhil memberikan pendampingan kepada petani dan penyuluh di kawasan produksi kelapa melalui pendampingan untuk peningkatan hasil produksi serta pengamatan hama kumbang sebagai hama klasik tanaman kelapa.

Bertempat di Parit Biuku Darat, Desa Pebenaan, Kecamatan Keritang, dilakukan pendampingan pengamatan hama kumbang kelapa pada alat perangkap hama kumbang (FEROTRAP) yang telah dipasang 7 minggu lalu di lahan seluas 20 ha (demplot). Data pengamatan seperti ditampilkan sebagai berikut:

Nomor Ferotrap

Jumlah Populasi Kumbang Tertangkap Ferotrap (MingguKe...)

Jumlah

Rerata

I

13 Agt

II

20 Agt

III

27 Agt

IV

3 Sept

V

11 Sept

VI

17 Sept

VII

24 Sept

BPTP 1

5

3

6

2

3

2

1

22

3,1

BPTP 2

0

0

1

5

1

3

3

13

1,9

BPTP 3

2

1

3

1

2

4

4

17

2,4

BPTP 4

3

2

4

3

1

1

4

18

2,6

BPTP 5

3

4

4

2

0

3

5

21

3,0

BPTP 6

4

6

0

6

2

1

10

29

4,1

BPTP 7

0

3

4

6

3

3

6

25

3,6

BPTP 8

4

1

4

2

2

3

4

20

2,9

BPTP 9

1

4

2

5

4

5

1

22

3,1

BPTP 10

3

3

2

3

2

5

3

21

3,0

BPTP 11

0

4

2

4

0

2

4

16

2,3

BPTP 12

1

0

1

3

1

3

6

15

2,1

Jumlah

26

31

33

42

21

35

51

239

34,1

 

Hasil pengamatan selama 7 Minggu menunjukkan jumlah hama kumbang yang tertangkap masih tinggi, sehingga dapat dinyatakan bahwa daya tarik (attractan) atau daya tangkap ferotrap masih stabil. Untuk itu, feromon yang dipasang pada alat ferotrap akan terus dipasang hingga 2 bulan periode pemasangan.

Berikut grafik komulatif populasi hama kumbang yang tertangkap selama 7 minggu pemasangan FEROTRAP.

 

Selain pengamatan terhadap hama kumbang juga dilakukan pengamatan terhadap pertumbuhan tanaman kelapa.  Secara umum pertumbuhan tanaman kelapa terlihat lebih baik. Daun kelapa yang baru keluar atau yang baru membuka terlihat utuh, berwarna hijau dan cerah (Gambar A dan B). Daun kelapa yang utuh mengindikasikan bahwa tanaman kelapa tidaklagi terserang hama kumbang. Sebagaimana diketahui, apabila tanaman kelapa terserang hama kumbang maka pada daun yang baru keluar atau baru membuka akan terlihat gejala berupa helaian daun terpotong atau tergunting membentuk huruf “V”.

 

   

Pada saat pengamatan pertumbuhan tanaman kelapa berlangsung, terlihat para petani sedang melakukan pemanen buah kelapa. Buahkelapa yang dipanen terlihat mereka alirkan sepanjang parit yang membentang diantara pertanaman kelapa. Dari buah kelapa yang mereka alirkan terlihat bahwa produksi buah kelapa di daerah pengkajian sudah menunjukkan tanda-tanda peningkatan.

Permasalahan yang kerap terjadi adalah adanya intrusi air laut akibat air pasang sehingga kebun masyarakat menjadi tergenang. embangunan parit dan tanggul mekanik dinilai penting, karena jika kebun kelapa masyarakat tergenang, maka kelapa mereka dapat gagal panen dan bahkan mati. Untuk mendukung langkah merevitalisasi perkelapaan di Indragiri Hilir, Pemerintah Kabupaten membangun parit-parit dan tanggul mekanik di area perkebunan masyarakat. Hal ini merupakan upaya merespon keinginan masyarakat untuk meningkatkan produksi kelapa petani Inhil.