JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

PADI LOKAL LAHAN PESISIR PROVINSI RIAU

Sumberdaya Genetik (SDG) tanaman untuk pangan dan pertanian merupakan bahan yang dapat dimanfaatkan secara langsung atau tidak langsung untuk mendukung ketahanan pangan. Pemanfaatan SDG secara tidak langsung, yaitu memanfaatkan keanekaragaman bahan genetik yang terdapat di dalam SDG tanaman untuk merakit variertas unggul baru melalui kegiatan pemuliaan tanaman. Khususnya untuk tanaman pangan, penyusutan luasan pertanaman padi akibat adanya alih fungsi lahan, mendorong pemerintah mencari lahan pengganti. Salah satunya adalah lahan-lahan yang terdapat di wilayah  pesisir pantai dimana Indonesia merupakan daerah kepulauan yang sebagai besar wilayahnya merupakan wilayah pesisir. Pengembangan padi pada lahan pesisir memiliki kendala, antara lain pH dan kadar garam yang tinggi yang dapat mempengaruhi produktivitas dan kualitas tanaman, pertumbuhan akar, batang dan luas daun berkurang karena ketidakseimbangan metabolik yang disebabkan oleh keracunan ion NaCl, cekaman osmotik dan kekurangan hara.

Petani padi di daerah pesisir lebih banyak menanam padi lokal, karena mereka beranggapan padi lokal tersebut telah beradaptasi dengan baik pada kondisi lingkungan salinitas tinggi. Untuk menjaga padi lokal tersebut dari kepunahan perlu dilakukan pengelolaan sumberdaya genetik melalui kegiatan eksplorasi, identifikasi dan karakterisasi serta koleksi. Pada tahun 2016, BPTP Riau telah mengkarakterisasi secara ex-situ sebanyak 65 aksesi dari 16 jenis padi lokal lahan pesisir dari Kabupaten Kepulauan Meranti.

Selengkapnya