JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Hancurkan Batu Ginjal dengan Kumis Kucing

Herbal kumis kucing (Orthosiphon spicatus B.BS) yang rasanya manis sedikit bersifat sejuk ini memiliki khasiat menyembuhkan beberapa penyakit. Kegunaannya, antara lain menghancurkan batu saluran kencing, menyembuhkan anti-radang, meluruhkan kencing (diuretic) menghilangkan panas dan lembab.

Cara pengobatannya untuk diminum cukup sederhana. Rebus 15 gram (1 genggam) herbal kumis kucing kering atau satu setengah genggam herbal segar. Herbal kumis kucing yang kering atau segar juga bisa diseduh, lalu diminum seperti teh. Kumis kucing yang masuk suku Labiatae (Lamiaceae) ini di kalangan orang suku Madura biasa disebut dengan nama sesalaseyan, soegot, koceng.

Kumis kucing tumbuh liar di sepanjang anak sungai dan selokan atau ditanam di pekarangan sebagai tumbuhan obat dan dapat juga ditemukan di daerah dataran rendah sampai dengan ketinggian 700 m di atas permukaan laut. Tanaman ini tumbuh tegak dengan tinggi 50-150 cm.

Batang berkayu, segi empat agak beralur bercabang, berambut pendek atau gundul, dan berakar kuat. Daun tunggal, bulat telur, elips atau memanjang, berambut halus, tepi bergerigi, ujung dan pangkal runcing, tipis, panjang 1-10 cm, lebar 2-5 cm, warnanya hijau. Bunga majemuk dalam tandan yang keluar di ujung percabangan, berwarna ungu pucat atau putih, benang sari lebih panjang dari tabung bunga.

Menurut Ayo Mengenal Tanaman Obat yang diterbitkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, buah berupa buah kotak, bulat telur, masih muda berwarna hijau, setelah tua berwarna cokelat. Biji kecil, masih muda berwarna hijau, setelah tua berwarna hitam. Kumis kucing dapat diperbanyak dengan biji atau setek batang.

 

Sumber: Majalah Sains Indonesia