JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Mengkudu Atasi Berbagai Penyakit

Bau dan rasanya tidak sedap. Namun begitu, mengkudu tetap banyak dicari masyarakat. Sebagai obat tradisional, tanaman ini punya banyak khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti penghambat kanker penguat tulang, pembersih darah, obat batuk, dan lain-lain.

Mengkudu termasuk tumbuhan liar. Daunnya berwarna hijau mengilap dengan panjang sekitar 25-30 cm dan lebar 10-12 cm. Bunganya putih memanjang dan berbentuk seperti piala. Buahnya berwarna hijau kuning, ukurannya sebesar telur ayam. Jika hampir masak, buahnya akan berbau tidak enak seperti keju busuk. Jika dibelah, di dalamnya terdapat biji berwarna hitam.

Di sejumlah daerah, mengkudu dikenal dengan beberapa nama. Seperti eodu atau bengkudu di Sumatra; kudu, cengkudu, kemudu, atau pace di Jawa; wangkudu, manakudu, dan bakulu di Nusa Tenggara; serta wangkudu atau labanan di Kalimantan. Sedangkan dunia internasional mengenalnya dengan sebutan mulberi. Sebarannya juga dapat dijumpai di Kepulauan Pasifik, India, Australia, dan Asia Tenggara.

Mengkudu cukup populer sebagai tanaman obat. Ia berkhasiat sebagai penghilang hawa lembab dalam tubuh, penambah kekuatan tulang, pembersih darah, peluruh air seni serta haid, pelembut kulit, obat batuk, obat cacing, dan pencahar. Beberapa penelitian juga mengungkapkan khasiat lainnya.

Penelitian Younos (1990) mengungkapkan bahwa ekstrak mengkudu mempunyai aktivitas analgesik secara konsisten, tidak toksik, dan tergantung pada dosis. Sementara riset lainnya menyatakan buahnya dapat menghambat pertumbuhan tumor dengan merangsang sistem imun yang melibatkan makrofag dan limfosit. Ekstrak buahnya juga cukup efektif menghambat sel RAS penyebab kanker.

Buah mengkudu yang telah masak sudah sejak lama dimanfaatkan sebagai bahan ramuan obat tradisional. Bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai bahan ramuan tradisional adalah buah yang telah masak benar tetapi belum lunak. Di Indonesia, ia diproduksi dalam bentuk bubak atau kapsul, teh, jenis minuman, hingga kosmetik Seluruh produk tersebut teregistrasi di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM RI).

Lantaran dinilai lebih aman, Peneliti Tanam Obat di Kebun Raya LIPI Samsul Hidayat mengajurkan mengonsumsi mengkudu dalam bentuk buah, "Konsumsi dalam bentuk obat-obatan sebenarnya tidak masalah, hanya saja kita harus benar-benar mengetahui kandungan kimia dalam obat tersebut jelas Samsul.

 

Sumber : Majalah Sains Indonesia.

hacklink nedir hacklink wso shell