Tim Hilirisasi BPTP Balitbangtan Riau Lakukan Pendampingan Pengolahan Nenas KPK Seroja, Dumai

Hits: 57

Dumai- Tim Hilirisasi BPTP Balitbangtan Riau (Fahroji, Suwandi, dan Eva Desmalia) melaksanakan pendampingan pengolahan nanas pada Kelompok Petani Kecil (KPK) Seroja, Kelurahan Mundam Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai, setelah bulan lalu dilaksanakan bimtek pembuatan selai dan sari nanas. Selain pembuatan keripik nanas yang sudah berjalan, saat ini KPK Seroja telah mengembangkan selai nanas dan keripik nangka. Sedangkan pembuatan sari nanas menunggu pangsa pasar yaitu siswa yang belum masuk sekolah secara penuh.  

Pembuatan keripik nanas selama ini hanya sekali setiap sehari, oleh karena itu didorong untuk membuat dua kali dalam sehari. Hal ini mengingat pasar produk nanas masih terbuka luas. Lokasi KPK Seroja juga sangat stategis karena dekat dengan wisata pantai di Kota Dumai. Permasalahan yang dihadapi adalah pemasaran produk yang masih terbatas karena belum mempunyai ijin edar (P-IRT) sehingga beberapa toko dan supermarket mbelum menerima keripik nanas yang diproduksi oleh KPK Seroja.

Tim juga mengunjungi lahan nanas kelompok yang terletak tidak jauh dari sekretariat KPK Seroja. Luas tanam nanas di Kota Dumai sekitar 800 ha dimana 500 ha berada di Kecamatan Medang Kampai. Varietas nanas yang ditanam adalah varietas Queen. Benih yang dikembangkan berasal dari slip (tunas dasar buah) karena lebih mudah proses pembibitannya. Disamping itu juga sebagian benih berasal dari tunas anakan. Petani menggunakan hormon perangsang buah untuk mendorong proses pembuahan nanas.

Nanas segar dipasarkan dalam Kota Dumai, Pekanbaru, dan Batam. Sedangkan nanas yang berukuran kecil dibuat menjadi olahan nanas. Mengingat hamparan kebun nanas yang luas, Kelurahan Mundam berpotensi sebagai kawasan agrowisata nanas untuk menyokong wisata pantai yang sudah ada selama ini.