JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

 
KSPP BPTP Balitbangtan Riau (Fahroji, STP., M.Sc) kembali duduki Jabatan Fungsional setelah resmi dilantik oleh Menteri Pertanian (Dr. Syahrul Yasin Limpo), Rabu (30/12/2020). Transformasi jabatan struktural menjadi jabatan fungsional ini dilakukan oleh Kementerian Pertanian guna memangkas prosedur birokrasi yang panjang sehingga organisasi dan instansi bisa berjalan efektif dan efisien. Sebanyak 1.277 pejabat struktural eselon III dan IV Kementan dilantik menjadi fungsional di seluruh Indonesi baik secara langsung maupun virtual oleh Mentan di Kantor Pusat Kementan Jakarta.
 
Mentan Syahrul dalam arahannya menekankan bahwa penyetaraan jabatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo agar ada penyederhanaan birokrasi lingkup instansi Pemerintah. Turut hadir mendampingi pelantikan Fungsional ini Kepala BPTP Balitbangtan Riau (Dr. Salwati, SP., M.Si) dan Ka. Sub Bag Tata Usaha (Dwi Sisriyenni, S.Pt., M.Si). Selamat dan Sukses kepada Pak Fahroji dan seluruh pejabat lingkup Kementerian Pertanian yang telah dilantik, semoga dapat semakin meningkatkan kualitas kinerja untuk mewujudkan pertanian yang Maju, Mandiri dan Modern.

 

 
Salah satu lembaga pelatihan di Provinsi Riau yaitu Berjaya di bawah pimpinan Maghfira Luthfiya Arda, S.Si mengadakan pelatihan dengan tema sukses Berbisnis porang, Sabtu (19/12/2020) dan BPTP Balitbangtan Riau sebagai instansi penelitian/pengkajian di daulat menjadi pembuka dan memberi arahan pada kegiatan tersebut. Kepala BPTP Balitbangtan Riau (Dr. Salwati, SP., MSi) pada kesempatan ini memberikan arahan dan motivasi kepada peserta pelatihan porang untuk memanfaatkan lahan-lahan kosong dan kurang produktif untuk budidaya dan pengembangan tanaman porang.
 
Dr. Salwati mengatakan Porang merupakan tanaman umbi-umbian yang saat ini tengah populer dibicarakan masyarakat, lantaran kisah sukses petaninya. Petani porang di desa Kepel, Jawa Timur berhasil menjadi miliarder karena bisnis ekspor porang. Porang adalah tanaman umbi-umbian dari spesies Amorphophallus muelleri. Manfaat porang ini banyak digunakan untuk bahan baku tepung, kosmetik, penjernih air, selain juga untuk pembuatan lem dan "jelly" yang beberapa tahun terakhir kerap diekspor ke negeri Jepang. Umbi porang banyak mengandung glucomannan. Glucomannan merupakan serat alami yang larut dalam air biasa digunakan sebagai aditif makanan sebagai emulsifier dan pengental, bahkan dapat digunakan sebagai bahan pembuatan lem ramah lingkungan dan pembuatan komponen pesawat terbang.
 
Porang adalah tanaman yang toleran dengan naungan hingga 60%. Porang dapat tumbuh pada jenis tanah apa saja di ketinggian 0 sampai 700 mdpl. Bahkan, sifat tanaman tersebut dapat memungkinkan dibudidayakan di lahan hutan di bawah naungan tegakan tanaman lain. Benih porang biasanya berasal dari umbi yang telah memiliki titik tumbuh atau umbi katak (bubil) yang ditanam secara langsung. Menurut Dr. Salwati tanaman porang memiliki nilai strategis untuk dikembangkan, karena punya peluang yang cukup besar untuk diekspor dengan nilai yang tinggi ke negara Jepang, Tiongkok, Vietnam, Australia dll.
 
Lebih lanjut Dr. Salwati mengatakan BPTP Balitbangtan Riau akan berkerja sama dengan Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) untuk mendukung dan mendampingi pengembangan teknologi usahatani tanaman Porang khususnya Provinsi Riau. Melalui beberapa pengolahan porang yang baik dan berkelanjutan, direncanakan di Provinsi Riau akan dibangun pabrik porang pada tahun 2021. Pelatihan ini juga menghadirkan narasumber (Deny Welianto) selaku pelopor budidaya Porang di Prov. Riau untuk berbagi ilmu dan pengalaman tentang tanaman porang.

 

 
Jakarta,- Kementerian Pertanian (Kementan) menyelenggarakan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2020, Jumat (18/12/2020). Tema Hakordia kali ini adalah ‘Sinergi dalam Membangun Kesadaran Budaya Antikorupsi, Wujudkan Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern’.
 
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan peringatan Hakordia 2020 ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan komintmen meningkatkan pengawasan dan pencegahan korupsi di lingkup Kementan. Kondisi yang diharapkan harus terbangun adalah komitmen bersama untuk meningkatkan penegakan aturan-aturan. Hal menjadi landasan awal proses kerja dapat dilakukan dengan baik untuk membangun sektor pertanian yang maju, mandiri dan modern.
 
“Membangun kesadaran budaya antikorupsi harus dimulai dari diri sendiri. Jagalah harga diri sehingga mencegah dari tindakan korupsi. Intinya momentum ini harus menjadi bagian dari mengkodisikan diri kita dan pejabat publik agar betul-betul standar operasional dan prosedur dari semua kerja yang ada, dan adanya tekad bersama untuk menghindarkan diri dari perbuatan-perbuatan tercela,” demikian dikatakan Mentan SYL. SYL pun menegaskan selain memperkuat internal, yang terpenting harus terbangun adalah sinergitas kementan dengan Kejaksaan dan KPK untuk lebih awal melakukan pencegahan,hingga pelaksanaan kebijaksanaan dan program pembangunan pertanian memberikan hasil nyata dan dampak terhadap ketahanan pangan, kesejahteraan petani dan perekonomian nasional.
 
Dengan demikian tegas Mentan, kedepannya segala aktivitas atau program Kementan akan sesuai dengan aturan sebab kata korupsi menjadi bagian-bagian dari proses yang harus terjaga dengan baik.
 
“Saya pada momentum ini sangat bahagia didampingi KPK dan Kejaksaan untuk sama-sama. Tentu saja kita berharap aktivitas kita besoknya akan sesuai aturan, dan kita bisa menghindari sesuatu yang keluar dari aturan,” cetusnya. Mentan berharap Kejaksaan dan KPK dalam hal ini sebagai Koordinator Pencegahan harus menjadi bagian melakukan assessment agar pelaksanaan kebijakan dan program di lingkup Kementan berjalan baik dan bermanfaat,” imbuh SYL. Pelaksana tugas (Plt) Inspektur Jenderal Kementan, Bambang menjelaskan secara rutin setiap tahunnya Kementan melaksanakan peringatan Hakordia dengan tujuan untuk meningkatkan komitmen, kesadaran dan kepedulian dalam membudayakan perilaku antikorupsi diseluruh unit kerja lingkup Kementerian Pertanian. Dengan begitu, pelaksanaan program/kegiatan dan layanan pertanian terselenggara dengan bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.
 
“Menteri Pertanian mengingatkan kepada pegawai di lingkungan Kementerian Pertanian agar seluruh program dan layanan pertanian, sejak perencanaan, pelaksanaan, hingga pemanfaatan dilaksanakan secara baik. Arahan tersebut menghasilkan komitmen kepatuhan pada seluruh jajaran pimpinan sehingga mempermudah pelaksanaan tugas pengawasan Inspektorat Jenderal,” ujarnya.
 
Bambang menambahkan sebagai langkah tindak lanjutnya, Inspektorat Jenderal telah melakukan kegiatan pengawasan pada seluruh program/kegiatan dan layanan di Kementan melalui audit, review, pengawalan, monitoring dan evaluasi serta kegiatan pengawasan lainnya sebagai bentuk early warning system. Inspektorat Jenderal terus meningkatkan pro-aktif dalam perbaikan tata kelola kegiatan Kementerian Pertanian (governance), mengidentifikasi dan mengkomunikasikan risiko serta mitigasi risiko (risk management), mengevaluasi kecukupan dan efektivitas pengendalian internal (control).
 
“Tekad memerangi korupsi tidak mudah, dan tidak dapat dilakukan sendiri. Kementerian Pertanian perlu dukungan KPK, Kejaksaan, dan seluruh jajaran pengawas pemerintah bersinergi terus membangun budaya antikorupsi, guna mewujudkan Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern untuk kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

 

 
Sebagai pertanggungjawaban kegiatan TA. 2020 yang telah dilaksanakan, BPTP Balitbangtan Riau mengadakan seminar hasil RPTP/RDHP/RKTM selama dua hari yang dimulai pada hari Senin s.d Selasa (7-8 Desember 2020). Untuk mengantisipasi penularan Covid-19, Seminar Hasil kegiatan tahun 2020 ini dilaksanakan secara offline dan online untuk sebagian peserta. Offline melalui tatap muka dengan menerapkan 3M termasuk menjaga jarak dan Online melalui zoom.
 
Pada kesempatan ini semua Penanggung jawab RPTP, RDHP dan RKTM menyampaikan hasil kegiatan dan capaiannya sampai dengan akhir tahun ini. Ada 3 RPTP, 1 ROPP, 23 RDHP, 1 RODHP dan 3 RKTM yang dipaparkam oleh penanggungjawab kegiatan. Turut hadir dihari pertama kegiatan ini Kepala UPT Penyuluhan Pelatihan Pertanian/P2P (Drs. Tengku Habrizal), Widya Iswara, dan Penyuluh Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Riau. Saran, masukan dan diskusi internal untuk perbaikan laporan akhir tahun diberikan secara terbuka sesama peneliti, penyuluh dan fungsional lainnya.
 
Dipenghujung seminar panitia memberikan apresiasi kepada Penjab Kegiatan berupa piagam penghargaan kepada Penjab yang disiplin dalam pengumpulan laporan yang diterima oleh (Anis Fahri, SP., M.Si) dan Penjab dengan laporan yang paling informatif diterima oleh (Agussalim S, S.Pt, M.Si. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Kepala BPTP Balitbangtan Riau (Dr. Salwati). Dr. Salwati diakhir arahannya menyampaikan apresiasinya kepada Koord. Program beserta tim atas sukses dan lancarnya pelaksanaan kegiatan ini. "Perencanaan, soliditas tim, kerjasama, fokus, komunikasi dan keterbukaan merupakan kunci lancarnya kegiatan" ujarnya.

 

 
Di penghujung tahun 2020, BPTP Balitbangtan Riau berhasil menjalin kerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pelalawan, bertempat di kantor BPTP Balitbangtan Riau, Senin (07/12/2020) telah dilaksanakan penandatanganan MoU kerjasama Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi Kabupaten Pelalawan.
 
Kerjasama ini bertujuan untuk melaksanakan pengkajian dan pengembangan Teknologi Pertanian spesifik lokasi, Penerapan hasil-hasil pengkajian yang telah dihasilkan oleh BPTP Balitbangtan Riau di Kabupaten Pelalawan serta Peningkatan kualitas Sumberdaya Manusia khususnya di bidang ketahanan pangan, tanaman pangan, hortikultura, agrowisata, sosial ekonomi pertanian, sumberdaya lahan pertanian, petugas dan petani maupun masyarakat pengguna lainnya.
 
Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh Plt Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (Ir. Budi Surlani, MM) yang didampingi oleh Sekretaris Dinas (Maspardarli, SP) kepala Bidang Hortikultura (Syofiansyah, SP, M.Ma) dan jajarannya, sedangkan pihak BPTP Riau dihadiri Oleh Kepala BPTP Riau (Dr. Salwati, SP., M.Si) beserta Kasie Kerjasama Pelayanan Pengkajian (Fahroji, S.TP, M.Sc) dan Koordinator kerjasama (Viona Zulfia,S.TP, M.Sc).
 
BPTP Balitbangtan Riau sebagai UPT Litbang yang ada di Provinsi menyambut baik dan siap mendukung dari segi teknologi untuk kerjasama ini. Dengan telah ditandatanganinya MoU kerjasama, sudah ada payung hukum jika kedepan dilaksanakan kerjasama. Selama ini antara BPTP Riau dan Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pelalawan sudah terjalin Koordinasi, komunikasi dan sinergi kegiatan dengan baik dan harapannya tetap dilanjutkan dimasa yang akan datang serta tidak menutup kemungkinan untuk berkolaborasi dengan Balai Penelitian -Balai Penelitian Badan Litbang Pertanian.

 

Subcategories

Peng

 
INF
jigololarariyorum.com jigolosahibinden.com jigoloilansitesi.com jigoloajansimiz.xyz https://jigolositelerimiz.com/ jigolodiyari.com jigolo sitesi bul https://www.jigolobank.xyz/ https://www.jigoloreal.net/ jigolo uyeligi yap jigolo bayanlar jigolonedemek.com
jigolo siteleri jigolokayitci.com jigolo sitesi jigoloturkiye.net jigolo jigolodiyari.com jigolo siteleri jigolosahibinden.com jigolo ajansı jigoloajansimiz.xyz
istanbul evden eve nakliye
mobil porno
mature porno
istanbul evden eve nakliyat
jigolo basvuru jigolo kirala jigolo sirketleri jigolo ilanlari jigolo ajanslari jigolo kayit jigolo olmak istiyorum

ankara escort

ankara escort

manavgat escort manavgat escort bayan belek escort manavgat escort seks hikaye sex hikaye bodrum escort alanya escort sex hikaye
istanbul evden eve nakliyat istanbul ofis taşıma
jigolo olmak istiyorum jigolo jigololar jigololuk jigolo ariyorum jigolo sitketleri jigolo ol otomobil incelemeleri jigolo ajansi
pendik moto kurye
gaziantep escort
1xbetm.info hipas.info wiibet.com mariobet giriş restbetcdn.com