JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Info Teknologi

 

info selengkapnya: klik disini

Baca Selengkapnya : Zero Waste

Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) terjadi karena pembakaran atau proses dekomposisi sebagai akibat perubahan kondisi anaerob (basah) menjadi aerob (kering).

Konversi hutan dan pengelolaan lahan terutama yang berhubungan dengan drainase dan pembakaran, merubah fungsi lahan gambut dari penambat karbon menjadi sumber emisi GRK. Gas Karbondioksida (CO2) merupakan salah satu gas rumah kaca selain metana (CH4) dinitro oksida (N2O).

Pada lahan pertanian, gas CO2 dihasilkan dari respirasi mikroorganisme dan perakaran tanaman di dalam tanah. Pengukuran emisi CO2 ke udara tersebut dapat dilakukan dengan alat Infra Red Gas Analyzer (IRGA).

 

Gambar 1. IRGA dan komponen pendukungnya

 

IRGA merupakan alat pengukur emisi CO2 yang dimiliki oleh  BPTP Balitbangtan Riau. Prinsip kerja IRGA secara otomatis dapat membaca pelepasan CO2 ke udara karena langsung tersambung ke laptop, memiliki design yang sederhana dan relatif mudah digunakan dan dengan akurasi yang tinggi. Sifat pengukuran CO2 oleh IRGA adalah dengan metode sungkup tertutup (dark chamber), sehingga proses fotosintesis yang terjadi pada waktu pengukuran tidak terjadi.

Alat-alat pendukung IRGA dalam pengukuran emisi CO2 antara lain: 1) sungkup bawah terbuat dari pipa paralon 10 Inch dengan tinggi ± 26 cm, 2) Tutup sungkup, terbuat dari tutup paralon 10 Inch yang telah dimodifikasi, 3) Termometer, minimal berjumlah 3 buah, 4) Baterai 12 Volt, 5) Meteran untuk mengukur tinggi sungkup dan 6) kipas. Pemanfaatan IRGA oleh BPTP Balitbangtan Riau selama ini digunakan untuk kegiatan penelitian/pengkajian internal BPTP, kerjasama penelitian dengan sesama instansi penelitian (BBSDLP) dan Universitas, pelatihan pengoperasian alat kepada mahasiswa dan instansi Pemerintah Daerah.

Gambar 2. Pengoperasian IRGA di lapangan

 


 

 

 

 

 

 

Gambar 3. Pelatihan pengoperasian alat kepada mahasiswa

Peneliti BPTP Balitbangtan Riau, Hery Widyanto, SP., mendampingi tim dari Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Daya Wilayah, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam survei Inovasi Teknologi Penginderaan Jauh Maju untuk Deliniasi Lahan Gambut di wilayah Kabupaten Siak.

 

Kegiatan survei ini dimaksudkan untuk mengkaji alat GPR Geo Radar yang dikembangkan oleh BPPT dalam pengukuran kedalaman/ketebalan lahan gambut. Alat GPR Geo Radar bekerja dengan menggunakan gelombang elektro magnetik untuk memperkirakan kondisi struktur-struktur lapisan yang ada di dalam tanah penyusun lahan gambut sampai ke lapisan tanah mineral.

Sebagai pembanding adalah pengeboran secara manual menggunakan bor gambut sampai ke lapisan tanah mineral untuk mengetahui kedalaman/ketebalan lahan gambut. 

 

Pengkajian pengukuran kedalam gambut ini rencananya akan dilakukan pada 13 segmen pengukuran di wilayah kabupaten Siak, yang mewakili tutupan lahan dan kondisi kedalaman gambut yang berbeda-beda.

Tandan Kosong (Tankos) kelapa sawit  merupakan limbah yang dihasilkan dari Tandan Buah Segar (TBS) yang mengandung unsur hara N, P, K dan Mg. Provinsi Riau merupakan salah satu provinsi dengan luas tanaman kelapa sawit yang terluas di Indonesia. Dari sekitar 7,71 juta hektar perkebunan sawit di Indonesia, diperkirakan 24,55% atau 1,9 juta hektar terdapat di provinsi ini. Dari luasan tersebut banyak menghasilkan limbah tankos kelapa sawit yang sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai kompos karena memiliki kadar hara yang tinggi. Dekomposisi tankos kelapa sawit secara alami sangat lambat, memerlukan waktu yang cukup lama yaitu antara 6-12 bulan, oleh karena itu untuk mempercepat proses dekomposisinya perlu ditambahkan dekomposer yang mengandung mikroorganisme pengurai seperti Orligno yang dihasilkan oleh Balai Penelitian Tanah, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan kompos tankos kelapa sawit ini adalah sebagai berikut :  tankos kelapa sawit, dekomposer orligno, terpal, parang, air, gembor.

Langkah-langkah pembuatan kompos tankos kelapa sawit adalah sebagai berikut :

  1. Cacah tankos menggunakan alat, jika tidak ada bisa dengan cara potong dan belah tankos menjadi 4-8 bagian,
  2. Bentangkan terpal dan tumpuk tankos yang telah dicacah setinggi ± 30 cm, kemudian taburi dengan orligno secara merata, siram dengan air.
  3. Tumpuk lagi tankos yang telah dicacah ± 30 cm, kemudian taburi lagi dengan orligno dan siram lagi dengan air. Lakukan sampai ketinggian tumpukan ± 1 m.
  4. Tutup tankos tadi dengan terpal untuk menghindari panas dan hujan.
  5. Balik tankos setiap minggu, jika kering siram dengan air menggunakan gembor, tutup kembali dengan terpal.
  6. Lakukan pembalikan setiap minggu sampai 3 bulan atau kompos tankos sudah jadi. Ditandai dengan warna yang makin gelap/hitam dan telah melapuk.
  7. Dosis orligno 2 kg untuk 1 ton tankos.

Gambar 1. Dekomposer Orligno

Gambar 2. Pencacahan tankos kelapa sawit

Gambar 3. Penaburan dekomposer Orligno pada tankos yang telah dicacah

Gambar 4. Penyiraman tankos yang telah ditabur dekomposer Orligno

 

Subcategories

INF
jigololarariyorum.com jigolosahibinden.com jigoloilansitesi.com jigoloajansimiz.xyz https://jigolositelerimiz.com/ jigolodiyari.com jigolo sitesi bul https://www.jigolobank.xyz/ https://www.jigoloreal.net/ jigolo uyeligi yap jigolo bayanlar jigolonedemek.com
istanbul evden eve nakliye
mobil porno
mature porno
istanbul evden eve nakliyat
jigolo basvuru jigolo kirala jigolo sirketleri jigolo ilanlari jigolo ajanslari jigolo kayit jigolo olmak istiyorum

ankara escort

ankara escort

manavgat escort manavgat escort bayan belek escort manavgat escort seks hikaye sex hikaye bodrum escort alanya escort sex hikaye
istanbul evden eve nakliyat istanbul ofis taşıma
jigolo olmak istiyorum jigolo jigololar jigololuk jigolo ariyorum jigolo sitketleri jigolo ol otomobil incelemeleri jigolo ajansi
pendik moto kurye
gaziantep escort
1xbetm.info hipas.info wiibet.com mariobet giriş restbetcdn.com